crayon shinchan: kartun sepanjang masa yang penuh kontroversi
crayon shinchan kayaknya memang jadi kartun anak-anak yang gak ada matinya deh. dari zaman aku belum TK bahkan sampai sekarang adikku yang paling kecil udah masuk paud (btw, aku ma adikku yang kecil ini beda umur 15 tahun. aku 18 tahun, dia masih 3 tahun. kebayang kan kartun crayon shinchan udah setua apa?? 😝😝), dia juga doyan banget nonton crayon shinchan, apalagi sama jargon "mama, mama.."-nya shinchan yang diucapkan dengan cara yang khas shinchan banget. memang kartun yang memorable banget lah crayon shinchan ini.
ngomong-ngomong soal kartun crayon shinchan, ternyata kartun ini sendiri sempat menuai banyak kontroversi, seperti beberapa tahun lalu dimana di Eropa, kartun ini baik dalam komik maupun dalam bentuk tayangan animasinya tidak boleh ditonton terutama oleh anak-anak dikarenakan dinilai memertampilkan adegan-adegan kekerasan yang seringnya diwakili oleh kemarahan Misae, mamanya Shinchan dan juga mengisahkan karakter Shinchan yang dianggap sebagai 'bocah cabul' karena Shinchan yang diceritakan sebagai anak TK yang berusia 5 tahun ternyata sudah pandai melirik dan menilai 'cewek bening', belum lagi banyaknya adegan-adegan visual yang memperlihatkan gambar-gambar yang kurang senonoh (paling banyak dijumpai dalam bentuk komiknya), seperti Shinchan yang suka membuka celana yang memperlihatkan p**tatnya dan juga belahan dada yang sering kali tidak disamarkan pada tokoh-tokoh kakak-kakak wanita seksi yang diincar Shinchan. di Indonesia sendiri kartun crayon shinchan ini ditayangkan melalui stasiun tv RCTI, dimana dari pihak RCTI sendiri sudah melakukan pensensoran di beberapa adegan maupun gambarnya dan bahkan tidak menayangkan episode yang banyak mengandung unsur seksnya, sehingga masih aman ditonton oleh anak-anak Indonesia. di Indonesia pun (atau mungkin juga dunia) kartun crayon shinchan ini memiliki pesaing ketat yang lain, yaitu Doraemon yang sama-sama ditayangkan di RCTI. banyak pihak yang menilai kartun Doraemon lebih layak ditonton dibandingkan crayon shinchan karena tidak adanya (atau kalaupun ada sangat sedikit dan jarang terlihat) unsur pornografi disetiap tayangannya. sayangnya kartun doraemon ini sudah berakhir alias tamat dengan ditandai dengan dikeluarkannya film 'Stand By Me' pada tahun 2014 silam. well, dibalik semua kontroversi cerita crayon shinchan itu sendiri (yang memang banyak benarnya sih) aku tetap suka dengan kartun crayon shincan ini. menurutku kartun karangan Yoshito Usui ini dengan tepat menggambarkan bagaimana cerianya kehidupan masa kanak-kanak, asyiknya bermain dengan teman-teman di sekolah maupun di taman, bagaimana kreatif sekaligus jailnya shinchan yang bisa membuat orang-orang disekitarnya mengelus dada, bagaimana shinchan dan kawan-kawan mengatasi berbagai masalah bersama-sama, dan tingkah polah shinchan yang memang khas anak-anak banget (yah walaupun agak genit begitu sih).
oke, ini aku ada satu review kartun shinchan yang adik aku suka nontonnya. kalau mau yang lain atau cari yang kualitas HD, kamu bisa langsung aja search and watch videonya di youtube dan yang paling penting: baca komiknya juga ya! karena ceritanya juga gak kalah seru sama yang berupa kartunnya..
ngomong-ngomong soal kartun crayon shinchan, ternyata kartun ini sendiri sempat menuai banyak kontroversi, seperti beberapa tahun lalu dimana di Eropa, kartun ini baik dalam komik maupun dalam bentuk tayangan animasinya tidak boleh ditonton terutama oleh anak-anak dikarenakan dinilai memertampilkan adegan-adegan kekerasan yang seringnya diwakili oleh kemarahan Misae, mamanya Shinchan dan juga mengisahkan karakter Shinchan yang dianggap sebagai 'bocah cabul' karena Shinchan yang diceritakan sebagai anak TK yang berusia 5 tahun ternyata sudah pandai melirik dan menilai 'cewek bening', belum lagi banyaknya adegan-adegan visual yang memperlihatkan gambar-gambar yang kurang senonoh (paling banyak dijumpai dalam bentuk komiknya), seperti Shinchan yang suka membuka celana yang memperlihatkan p**tatnya dan juga belahan dada yang sering kali tidak disamarkan pada tokoh-tokoh kakak-kakak wanita seksi yang diincar Shinchan. di Indonesia sendiri kartun crayon shinchan ini ditayangkan melalui stasiun tv RCTI, dimana dari pihak RCTI sendiri sudah melakukan pensensoran di beberapa adegan maupun gambarnya dan bahkan tidak menayangkan episode yang banyak mengandung unsur seksnya, sehingga masih aman ditonton oleh anak-anak Indonesia. di Indonesia pun (atau mungkin juga dunia) kartun crayon shinchan ini memiliki pesaing ketat yang lain, yaitu Doraemon yang sama-sama ditayangkan di RCTI. banyak pihak yang menilai kartun Doraemon lebih layak ditonton dibandingkan crayon shinchan karena tidak adanya (atau kalaupun ada sangat sedikit dan jarang terlihat) unsur pornografi disetiap tayangannya. sayangnya kartun doraemon ini sudah berakhir alias tamat dengan ditandai dengan dikeluarkannya film 'Stand By Me' pada tahun 2014 silam. well, dibalik semua kontroversi cerita crayon shinchan itu sendiri (yang memang banyak benarnya sih) aku tetap suka dengan kartun crayon shincan ini. menurutku kartun karangan Yoshito Usui ini dengan tepat menggambarkan bagaimana cerianya kehidupan masa kanak-kanak, asyiknya bermain dengan teman-teman di sekolah maupun di taman, bagaimana kreatif sekaligus jailnya shinchan yang bisa membuat orang-orang disekitarnya mengelus dada, bagaimana shinchan dan kawan-kawan mengatasi berbagai masalah bersama-sama, dan tingkah polah shinchan yang memang khas anak-anak banget (yah walaupun agak genit begitu sih).
oke, ini aku ada satu review kartun shinchan yang adik aku suka nontonnya. kalau mau yang lain atau cari yang kualitas HD, kamu bisa langsung aja search and watch videonya di youtube dan yang paling penting: baca komiknya juga ya! karena ceritanya juga gak kalah seru sama yang berupa kartunnya..
kartun kesukaan dari jaman dulu
BalasHapuspersib